Di Beritakan Di Duga Rampas Tanah Warga, Kepala Dusun Bulupo’rong, DG.TEPU, Tidak Terima Dan Minta Dipulihkan Nama Baiknya

  • Whatsapp

TOPIKTERKINI.ID – GOWA : DG.PATE warga Dusun Bulupo’rong Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu pada 6 November 2019 mendatangi TOPIKTERKINI di Sungguminasa menceritakan bahwa tahun 1981 atau 38 tahun silam membeli tanah kebun luas 6.500 meter dari DJUNA BIN BENTJONG warga Dusun Bulueng Desa Rappoala

Tetapi pada bulan Juli tahun ini 2019 katanya di gugat oleh HASNAH sekampungnya lewat Ketua RT sampai kepada Ketua RK

Dari proses aparat pemerintah terendah, keduanya tetap berpendapat bahwa tanah yang dikuasai DG PATE adalah dibeli dari DJUNA Bin BENTJONG sesuai surat rincik yang dikuasai atas penyerahan pemiliknya ketika itu

Tetapi karena HASNAH tidak puas, kata DG PATE, maka gugatan berlanjut ke Kepala Dusun Bulupo’rong

Prose demi proses, kata DG.PATE, Kepala Dusun bulupo’rong, DG.TEPU memutuskan bahwa tanah kebun sengketa tersebut hanya dipegang gadai dari DG.DJUNA bin BENTJONG sehingga ketika HASNAH mampu menebus, maka obyek sengketa harus diserahkan kepada HASNAH (penggugat)

Tetapi oleh karena tanah kebun dibeli DG.PATE, maka penebusan HASNAH, ditolak DG.PATE, entah diambil oleh siapa dirumah Kepala Dusun saat itu

DG.PATE mengaku pembeliannya tidak dikuatkan dengan bukti transaksi jual beli, mengingat kebiasaan masyarakat awam di Dusun terpencil saat itu saling mempercayai, tetapi setelah harga yang disepakati berupa, 2 (dua) ekor sapi, sawah 1 (satu) petak dan uang Rp.50.000,-, bukti kepemilikan DG. DJUNA
bin BENTJONG berupa surat rincik diserahkan kepada DG.PATE dan dimilik sampai sekarang dan ahli waris DG.DJUNA tidak ada yang pernah menggugag kecuali HASNAH ahli waris DG.BACO

Dalam surat rincik yang ditunjukkan DG.PATE kepada TOPIKTERKINI terlihat tertulis terbit tanggal 26 Januari 1980 ditandatangani Kepala Inspeksi Iuran Pembangunan Daerah (IPEDA) Ujung Pandang, SUWONDO, sekaligus tercatat tanah kebun terletak di Dusun Bulupo’rong Desa Rappolemba tertulis atas nama DJUNA bin BENTJONG persil 39 dII kohir 145 CI luas 0,65 ha, bukan atas nama DG.BACO, sedangkan HASNAH adalah ahli waris DG.BACO

Batas batas tanah kebun kata DG.PATE adalah :
Sebelah Utara : Tanah milik Dg Tompo
Sebelah Timur : Tanah milik Jumaali
Sebelah Selatan : Tanah mikik Nira
Sebelah Barat : Tanah milik Subuh

Kepada TOPIKTERKINI DG.PATE mengaku selain tanah kebun miliknya diserahkan kepada HASNAH, juga kawat 3 rol yang digunakan sebagai tempat merambah tanaman labu siang dan 3 batang pohon nangka ikut diambil

Kepala Dusun Bulupo’rong Desa Rappolemba, DG.TEPU yang dikonfirmasi via ponselnya 07 November 2019 pukul 03.00 mengaku bahwa: kebun tersebut dikuasai Dg.Pate selama 38 tahun berturut turut tetapi sifatnya hanya sebatas memegang gadai, jadi setelah HASNAH berhasil menebus maka tanah kebun harus diserahkan kepadanya

Atas kejadian tersebut seperti di jelaskan diatas DG PATE minta diberitakan melalui media online TOPIKTERKIN seperti dibawah ini ;

Untuk berita I (pertama) 7 November 2019, DG PATE minta judul ; Baru Kepala Dusun, Sudah Bertindak Layaknya Seorang Hakim

Sedangkan untuk berita ke II (dua),
12 November 2019, DG PATE minta di tulis judul, Kepala Dusun Bulupo’rong Dituding Seperti Layaknya Preman Jalanan Memaksakan Tanah Milik PATE Diserahkan Kepada HASNAH

Begitu juga pada berita ke III (tiga),
15 November 2019, DG PATE minta diberitakan dengan judul, Kepala Dusun Bulupo’rong Bersama HASNAH di Duga Rampas Tanah Warga, DG PATE Akan Lapor Polisi

Samahalnya pada berita ke IV (empat) tanggal 24 November 2019, DG PATE minta judul, Soal Kepala Dusun Bulupo’rong Bersama HASNAH Di Duga Rampas Tanah Milik DG PATE, Kepala Desa Rappolemba Tidak Mau Di Bawa Bawa Namanya

Namun DG.TEPU sebagai Kepala Dusun, tetap tidak menerima dan menganggap berita tersebut sebagai Pencemaran nama baiknya sehingga dia minta dipulihkan namanya

Oleh sebab itu, pada hari Ahad 01 Desember 2019 pukul 07.00 wita, sebagai pemulihan nama baik, TOPIKTERKINI menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Dusun Bulupo’rong, DG.TEPU
Kepada pembaca TOPIKTERKINI untuk dimaklumi dan seperlunya

Penanggung jawab
Tertanda
Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *