Buron Berbulan Bulan, H. Tambaru Lau Akhirnya Berhasil Diringkus Timsus Polda Sulsel

oleh -374 views

TAKALAR, TOPIKterkini.id – Sepandai pandai tupai melompat, adakalanya jatuh juga dan sepandai pandainya seorang menghindari kejaran Polisi satu saat akan tertangkap juga. Seperti H.TAMBARU LAU berlarian bersembunyi kemana mana dan menjadi buron berbulan-bulan tetapi akhirnya tertangkap juga

Dia H.TAMBARU LAU berhasil diringkus Timsus Polda pada 16/07 dijalan poros Bajeng Kabupaten Gowa sekitar pukul 23.00 wita

Kasus yang menyeret H.TAMBARU LAU menjadi tersanka dan buron berbulan bulan adalah 3 ekor kerbau milik Bachtiar warga Dusun Bontosunggu Desa Pa’rapunganta Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar, dicuri ditempat penambatannya dipinggir sungai pada 27 Agustus 2018 sekitar pukul 13.00 wita sekitar 300 meter dari rumah Bachtiar

Setelah dilakukan pencarian diberbagai tempat hingga sekitar pukul 20.00 wita depan rumah Ketua DPRD di Palleko depan Puskesmas seorang pengendara sepeda motor menyampaikan bahwa 3 ekor kerbau baru saja diboyong masuk pekarangan rumah bertepatan H.JABIR BONTO sedang dirumahnya, seraya mengaku baru saja usai menambatkan kerbau dibelakan rumahnya tetapi kalau itu kerbaumu silahkan diambil namun kerbau itu disuruh antar GASSING TABA

Oleh karena itu Bachtiar hari itu juga mau melapor ke Polsek terdekat tetapi oleh petugas hari itu takut menerima laporan sehingga Bachtiar melaporkan dua orang masing masing : H.JABIR BONTO dan GASSING TABA ke Polres Takalar. Tetapi kemudian Polres Takalar menahan orang yang bukan terlapor, Nyapu Dg.Bella dan Dg.Sewang
Pemilik kerbau

Bachtiar berulang ulang kali mengatakan bahwa yang ia laporkan ke Polres Takalar adalah oknum Ketua DPRD, H. JABIR BONTO dan oknum Anggota Polres Takalar, GASSING TABA sesuai laporannya no. Lp/238/VIII/2018/Spkt. Alasannya adalah karena kerbau miliknya ia temukan didalam pagar rumah ketua DPRD 8 jam setelah kerbaunya dicuri ditempat penambatannya pada pukul 20.00 wita 27/08 tahun silam

Sedangkan Gassing Taba dituding Jabir Bonto sebagai orang yang mengirim kerbau kepadanya. Saat Bachtiar bersama sejumlah keluarganya menemukan kerbaunya didalam pagar rumah serba mewah itu bertepatan H.Jabir Bonto sedang dirumahnya seraya mengaku kerbau tersebut baru saja usai ditambatkan, “baru saja usai saya tambat tetapi kalau itu kerbaumu silahkan diambil” kata Bachtiar menirukan H.JABIR BONTO.

Dengan demikian Bachtiar ingin melapor di Polsek setempat tetapi oleh petugas jaga hari itu takut sama H.JABIR
Setelah perbuatan memalukan ini ribut dimedia online maupun di surat kabar kemudian H.Jabir Bonto didampingi sepupunya yang juga anggota DPRD, Makmur Mustakim melakukan konferensi Pers di ruang rapat paripurna DPRD setempat.

Hari itu, H.Jabir Bonto berkali kali mengatakan bahwa kehadiran kerbau milik Bachtiar dirumahnya diluar sepengetahuannya, keberadaan kerbau tersebut H.Jabir tidak tau katanya ketika itu

Setelah perbuatan memalukan tersebut ribut dimedia onlie dan surat kabar, oknum polisi Gassing Taba datang di Sekretariat PWI Takalar menceritakan kepada wartawan bahwa pagi pagi hari itu 27/08- 2018 mengaku menyampaikan kepada H. Jabir Bonto bahwa 3 ekor kerbau sedang tertambat dipinggir sungai tidak jauh dari rumah milik Bachtiar, Setelah itu kata Gassing, H. Jabir Bonto menelepon ayahnya, H. Tambaru Lau kemudian berselang beberapa jam atau tepatnya sekitar pukul 12.30 wita kata Gassing, H.Tambaru Lau datang bersama 4 orang lainnya masing masing: Arsyad Nanring, Nyapu Dg Bella, Dg Sewang dan Dg. Lipung menemui Gassing Taba dirumahnya yang kebetulan berdampingan dengan rumah Bachtiar pemilik kerbau.

Tetapi karena H.Tambaru Lau tidak tau tempat kerbau tertambat sehingga Gassing Taba pun menemaninya katanya Ditempat kerbau tertambat, H.Tambaru Lau tidak mengenal pasti kerbau tersebut miliknya, membuat Gassing Taba menyarankan sebaiknya di antar saja ke Polsek setempat, Namun kemudian kerbau tersebut ditemukan dirumah H.Jabir Bonto

6 bulan kemudian tepatnya pada bulan januari tahun 2019 oleh Polres yang dikendalikan Gany Alamsyah Hatta diketahui menetapkan 2 tersangka baru masing masing: H.Tambaru Lau dan Gassing Taba, tetapi keduanya melakukan perlawanan hingga sakit ber kali kali hingga menjadi buron beberapa bulan sampai 16 Juli 2019 barulah Timsus Polda berhasil meringkus H.TAMBARU LAU

Kasat reskrim polres takalar, AKP Muhammad Warfa yang berhasil ditemui di salah satu warung makan tidak jauh dari kantor Dinas PU Takalar 17/07 mengaku H.TAMBARU LAU sudah berhasil diringkus Timsus Polda tetapi sehari sesudahnya H.TAMBARU LAU sakit kembali kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar dan saat ini sedang pengawasan petugas

Penulis : Maggarisi Saiyye

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *