Berusaha Menangkal Virus Corona Tidak Menular Banyak, Syaifuddin Dg.Rurung Dibantu Aparat TNI/POLRI Melakukan Penyemprotan Ke-Rumah-rumah Warga

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Sebagai bentuk kontribusi sosial, 6 Dusun di Desa Pa’la’lakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan yang di huni 1.500 Kepala Keluarga masing-masing ; Dusun Pa’lalakkang, Massmaturu, Maminasata, Kampungberu, Macciniayo dan Lambutowa, hingga Senin 7 April 2020; tuntas di berikan obat penangkal virus corona dengan cara penyemprotan
Seorang warga Desa yang berinisiatif, Syaifuddin Dg.Rurung kepada Topikterkini via ponselnya 18 April 2020 mengatakan bahwa penyemprotan dilakukan hanya sebatas berupaya melakukan pencegahan agar virus corona tidak menular ke banyak warga di Desa tempat tinggalnya
Itupun katanya bukan serta merta dilakukan, melainkan setelah koordinasi dengan Pemerintah Desa dan pihak Puskesmas setempat serta TNI/POLRI

Koordinasi katanya adalah selain membangun kerja sama melakukan penyemprotan, juga obat yang pantas digunakan untuk bisa menangkal virus yang sedang mengintai Desanya dan yang dipastikan bisa mematikan virus yang sudah ada

Pihak Puskesmas setempat katanya memberikan resepon positif dengan memberikan resep obat kemudian di beli di Makassar
Oleh karena Pj Kepala Desa saat itu mengaku tidak punya anggaran untuk itu membuat kesepakatan dilanjutkan dengan 3 hari penyemprotan kepada 1.500 KK bersama Bhabinkamtibmas dengan Babinsa setempat dari hari sabtu tanggal 04/04 sampat Senin 07/04-2020

Walau tidak menyebut nama obat tetapi ia jamin kalau petunjuk pihak Puskesmas akan berguna denga baik

Oleh karena sebelumnya santer diperbincangkan bahwa terdapat warga di Desanya terjangkit virus mematikan
membuat dirinya berusaha melakukan kontrbusi sosial agar virus tersebut tidak bertambah penularannya

Warga yang satu ini mengaku bangga dan berpuas diri kalau dengan kontribusinya, menghentikan virus tidak menular banyak di Desanya

Ketika ditanya asal biaya yang digunakan,
mereka (Syaifuddin) mengaku swadaya, tetap tidak berpikir yang penting berguna dan bermanfaat kepada banyak warga, kalau balasannya di-dunia tidak ada katanya tetapi di-akhirat tidak boleh tidak pasti ada seperti yang ia biasa dengar, barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
Begitu juga sebaliknya, barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula(QS.az-Zalzalah:7–8)

Rahman/Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *