Berjalan 2 Tahun, LIRA’ dan JAELANI Menghuni Rutan, Sementara Dua Atasannya, KTU JATMIKO dan ADM JOHANNES PARDEDE bebas Hukum

  • Whatsapp

 

Takalar, TOPIKterkini.id. Masih ingat bendahara Pabrik Gula Takalar Sulawesi Selatan, Lira Dg.Ngoyo dan Kepala Sub Bagian Keuangan, Jaelani, satu tahun lalu di vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Takalar terbukti dan meyakinkan bersalah menyalahgunakan Rp.1,5 M biaya operasional Pabrik Gula dan saat ini keduanya merasakan pedihnya tinggal di Rumah Tahanan Negara.
Rp1,5 M operasional pabrik gula takalar tersebut diketahui raib setelah pemutahiran sistem administrasi dari manual ke digital awal 2017 yang menurut sumber setiap sore hari administrasi keuangan ditutup setelah diteliti kasubag keuangan, Kepala Tata Usaha hingga ke pada pucuk Pimpinan (Administratur)
sehingga celaka bagi Lira dan Jaelani
hanya berdua menjadi penghuni Rutan
Sedangkan KTU ketika itu, Djatmiko dan Administratur, Johannes Pardede beruntung keduanya bebas HUKUM

 

Jatmiko

Sebelum keduanya menjadi penghuni Rutan, diketahui Lira disetjui Direksi PTPN yang berkedudukan di Surabaya Jawa Timur hanya mengembalikan secara berangsur setelah berhasil difalitasi Kasubag Keuangan, Jaelani, Kepala Tata Usaha, Jatmiko ketika itu dan Administratur, Johannes Pardede

Seperti saat dikonfirmasi kala itu, Jaelani mengaku tidak membantu memfasilitasi Lira untuk mengembalikan secara berangsur kerugian perusahaan kecuali sebatas ikut ke Surabaya bersama KTU, Jatmiko dan ADM, Johannes Pardede

 

 

Jatmiko saat ini sudah pindah tugas ke Direksi PTPN di Surabaya Jawa Timur sehingga tidak bisa lagi dikonfirmasi

Tetapi Johannes Pardede yang masih mejabat ADM dibalik pensiunnya, terasa sulit di konfirmasi seperti saat TOPIKterkini mendatangi didikantornya 04/07, tidak berhasil, sejumlah karyawan di PG Takalar mengatakan bahwa selama musim giling, Johannes kebanyakan di luar

Penulis : Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *