Berita Pasangan Lansia Tinggal Dirumah Tidak Layak Huni Dan Terlantar, Camat Sanrobone, Sama Halnya Dengan Memutar Baliikan Fakta

oleh -82 views

Kondisi saat ini rumah Sangkala Dg Lesag, tidak sama lagi dengan foto yang beredar di media sosial

Takalar Topikterkini.id. Tidak semuanya berita yang beredar di media sosila, itu benar, tetapi kerap kali juga salah alias hoax
Sepeti halnya sepasang suami isteri, Sangkala Dg Lesang dan Bungaalam Dg Sunggu bertempat tinggal di Kampung Bilaya Desa Paddinging Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, baru baru ini beredar di media sosial yang bersangkutan diberitakan sepasang lansia terlantar tinggal dirumah yang tidak layak
Padahal hasil pantauan Topikterkini.id Ahad 08/03/2020, terlihat rumah yang dihuni keduanya sangat bertentangan dengan berita yang beredar dimedia sosial, ibaratnya berbanding antata langi dengan bumi atau sama hal dengan upaya memuta balikkan fakta
Betapa tidak hunian mereka adalah hasil
bantuan bedah rumah oleh Pemerintah Kabupaten Takalar bekerjasama dengan UMI dan Kementrian Sosial pada tahun 2016 lalu.

Begitupun dengan tempat tidur, dari foto yang beredar sang Istri, Dg Sunggu tergeletak di lantai, sedangkan suaminya duduk diranjang yang nyaris roboh, menunjukkan kondisi yang berbalik fakta
150 derajat
Alasannya adalah rumah mereka bukan lagi rumah seperti dulu, kini sudah berlantai yang terbuat dari pasir campur semen, terisi ranjang dan kasur ditempati tidur se hari hari, tidak seperti yang beredar di media hanya menggunakan matras
Itupun bukan berarti dilewatkan Pemerintah, Kepala Desa, Camat dan Bupati, melainkan yang bersangkutan tetap menjadi perhatian serius, namanya Pemerintah dengan masyarakatnya

Soal kotoran rumahnya seperti dalam berita yang beredar, dapat dimaklumi sebagai orang tua yang tidak peduli lagi kebesihan, tetapi juga bukan berarti diluar perhatian keluarganya

Alasannya beberapa keluarga terdekatnya, kedua pasangan lansia tesebut lebih berburuk sangka terhadap siapa saja yang bermaksud merawatnya, baik dirinya maupun kebersihan rumahnya membuat keluarganya sudah takut masuk rumah untuk membersihkan

Seorang keluarga dekat Dg Lesang, Nurmi Dg Jia kepada Topikterkini.id mengatakan bahwa yang bersangkutan kerap menuding mengamil sesuatu di dalam rumah sehingga sudah malas masuk rumah membersihkan
Oleh karena dengan berita yang beredar bertentangan dengan fakta membuat sejumlah keluarga Dg.Lesang merasa dicemarkan nama baiknya

Betapa tidak, kondisi rumah Dg Lesang saat ini, tidak lagi seperti rumah Dg lesang masa lalu, sedangkan keduanya dalam pengawasan pemerintah dibantu LSM Ikatan Pemuda Takalar Peduli (IPTP),” Tegas Camat Sanrobone Syahrir Mile, 08/03-2020.
Pemerintah kata Syahrir Mile tetap intens mengawasi kebutuhan keduanya

Dan karena yang bersangkutan tidak punya anak, kata Ameliyah Maggarisi, hari ini 08/03, Wakil Bupati, H.Achmad Dg.Sere bermaksud mengantar Dg Sumggu ke panti jompo

Pj Kepala Desa Paddingin, Siti Ameliyah Maggarisi SE mengatakan bahwa kebutuhan se hari harinya cukup kecuali untuk perawatan

Dahulu pernah ada keponakannya yang merawat tetapi justru kerap kali dituduh mengambil sesuatu dirumah bersangkutan sehingga dibuatnya malas

Begitupun dengan tetangga lainnya kalau masuk membantu membersihkan rumah
berikut memberi makan istrinya, justeru malah dituduh mengambil barang barang dalam rumah

Untuk kebutuhan pokok katanya pasangan ini mendapatkan bantuan Pemerintah berupa PKH dan Rastra.

Saat ini memiliki tabungan pribadi sebesar Rp 15 juta di Bank yang merupakan hasil bantuan dari berbagai pihak.
Untuk diketahui, sebuah pemberitaan muncul dari salah satu media online dengan judul “Miris! Pasangan Lansia Asal Sulawesi Selatan ini tinggal di rumah tidak layak huni, bahkan sampai tidur dilantai gara gara lumpuh, pada Jumat (6/3/2020) kemarin.

Pemberitaan tersebut, muncul tanpa melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi kedua pasangan tersebut dan menggunakan foto yang beredar pada tahun 2016 lalu

Oleh karena itu sejumlah keluarga yang bersangkuta merasa di jelek jelekkan namnya sehingga disampaikan kepada publik bahwa kondisi yang bersangkutan saat ini sangat bertentangan dengan kenyataan dalam berita terdahulu

Penulis : Maggarisi Saiyye

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *