Berhenti Menjual Makanan Ringan di SMP 2 Takalar, 13 Warga Miskin Tak Disentuh Bantuan

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id. Bagaimanapun kerasnya Virus Corona, tetapi bagi warga yang punya tabungan cukup hidup satu tahun atau dua tahun kedepan, maka tidak mencemaskan, namun bagi warga yang hidup dari hasil penjualan makanan ringan, terlebih tidak mendapat perhatian pemerintah, maka bisa saja tinggal menunggu ajalnya

Seperti 13 warga miskin yang hanya hidup dari hasil penjualan makanan ringan di SMP 2 Takalar, diprediksi paling tidak akan mengalami kelaparan bersama keluarganya masing-masing

Betapa tidak, menjual saja karena hanya berupa cemilan, kehidupannya, kadang ada diwaktu pagi tetapi tidak ada diwaktu sore, sementara sekolah tempat mereka berjualan yang letaknya hampir berhadapan dengan rumah jabatan wakil bupati, sudah lama tutup

Dua dari 13 korban virus corona; dg.lalang dan mas rudi mewakili 11 orang rekannya mengaku tidak punya usaha lain akibat tidak punya modal sehingga setelah SMP 2 takalar tutup satu bulan lebih, tidak ada lagi yang berjualan

Sementara bantuan yang di-gembor-gemborkan pemerintah, sampat saat ini tidak menyentuh mereka (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *