Bencana Kerap Kali Terjadi Tak Disangka Sangka, Sehingga Semua Komponen Masyarakat Bersama Unsur Pemerintah, Perlu Siaga

oleh -158 views

TOPIKTERKINI.ID – TAKALAR, Untuk musim hujan saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, dalam waktu dekat akan melaksanakan apel siaga bencana untuk menyatukan kekuatan mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana.

Apel kesiap siagaan akan dilakukan oleh semua unsur untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan berbagai macam bencana terlebih untuk musim hujan seperti saat ini

Kesiap Siagaan tersebut sangat penting karena bencana bisa datang kapan saja tak terduga, utamanya pada wilayah titik rawan banjir

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar,
H. Nasir Rahman di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan bahwa di Takalar terdapat 6 Kecamatan terletak di pesisir pantai dengan panjang 74 km

6 Kecamatan tesebut masing masing ;
Kecamatan Galesong Utara, Galesong, Galesong Selatan, Sanrobone, Mappakasunggu, Kepulauan Tanakeke dan Mangngarabombang sehingga sangat rentan dengan bencana seperti terjangan ombak dan angin puting beliung sehingga oleh masyarakat utamanya yang berdomisili dipinggiran posisir bersama Pemerintah harus siap menghadapi ancaman bencana itu

Titik titik lokasi rawan abrasi dan banjir gelombang pasang yang perlu diantisipasi kata Nasir Rahman adalah ;

Desa Sampulungan besar Desa Sampulungan, Jonggoa, Karamaka Desa Aeng Batu batu, Dusun Kalongkong dan Dusun Tamasongo Desa Tamasaju Kecamatan Galesong Utara

Termasuk Desa Bontokanang yang menjadi perhatian apalagi tahun kemarin masih nampak puing puing rumah warga yang terkena abrasi gelombang pantai.

Dan yang paling urgen katanya dan harus dilakukan bersama sama adalah pencegahan, diawali pemberian pemahaman dan memberdayakan masyarakat untuk mennjaga terjadinya bencana.
Terkait dengan bantuan 100 lembar karung penahan ombak bantuan asal propinsi yang di serahkan kepada masyarakat baru baru ini, hendaknya di gunakan sesuai peruntukannya semoga tidak menjadi sia sia

Lain dengan pertemuan yang baru baru ini dilaksanakan Pemetintah Kabupaten Takalar melalui Bupati, Syamsari Kitta, mengatakan bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya diserahkan kepada Badan Penanggulan Bencana semata,
tetapi harus melibatkan semua pihak
terutama dengan Organisasi Perangkat Daerah
Karena bencana kerap kali terjadi tak disangka sangka sehingga sistim perencanaan penanggulangannya harus secara bersama sama terutama pada minggu kedua bulan januari

Pertemuan di diruangan Kepala Bagian Humas Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, di hadiri Sekretaris Daerah, Muhammad Arsyad, Kepala Bagian Humas, Zainal Mannan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Sirajuddin Saraba, Kepala Bgian Pembangunan, Muh Rusli, Kepala Bagian Kesra, Amran Torada, Kepala Bagian Tata Pemeritahan, H.Faisal Sahing, Sekretaris Dinas Sosial, Muh. Rusdi Said Pammusu, juga membahas upaya penanggulangan bencana yang merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Talalar, H.Nasir Rahman mengatakan bahwa terkait dengan apel siaga bencana tetap diperlukan untuk merancang sistem pengurangan resiko, sekaligus memperkecil ancaman kawasan rawan bencana, mengurangi kawasan yang rentan terancam, itulah yang menjadi fokus Badan Bencana saat ini katanya untuk penanganannya dilakukan secara terpadu

Penulis : Hasdar Sikki
Editor : Maggarisi Saiyye

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *