Bantuan CSR Sapi Bukan Kepada Masyarakat Petani, Tetapi Kepada Pedagang Ternak

  • Whatsapp

Takalar, TOPIKterkini.id – Walau tenggang waktunya sudah 1 tahun 5 bulan tepatnya 18 Desember 2017 Bank Sulselbar Cabang Takalar pernah memberikan bantuan Rp850jt berupa Corporate Sosial Responsibilities(CSR) kepada perpanjangan tangan Pemerintah Daerah, Lembaga Forum Informasi Komunikasi – Kelompok Swadaya Masyarakat (FIK-KSM) untuk pembelian 100 ekor indukan sapi
Tetapi selain kenyataan dilapangan sapi kelihatan waktu itu hanya 42 ekor juga melenceng dari sasaran yang sesungguhnya. Oleh karena sampai saai ini masih ramai diperbincangkan banyak pihak

Persoalannya bantuan tersebut bertujuan untuk mensejahterahkan masyarakat, tetapi faktanya berbicara lain
Betapa tidak dari sumber TOPIKterkini.id diketahui kalau sapi didatangkan dari luar daerah oleh Lembaga FIK-KSM, dibagikan bukan kepada hasil pendataan petani miskin sebelumnya tetapi ditampung dipinggiran laut di Dusun Aeng Towa Desa Aeng Towa Kecamatan Galesong Utara, masing masing ; 20 ekor dipelihara, Lanti Dg.Tobo dan 22 ekor dipelihara H.Lipung. Namun karena tempat tersebut nyaris tidak ada pakan ternak. Akibatnya kata Dg.Tobo, tidak sampai 15 hari, sapi tersebut dipindahkan tak diketahui penerimanya
Namun setelah ditelusuri diketahui sangat ironis karena 35 ekor ke pada non petani melainkan kepada pedagang ternak atas nama, Abd.Muin Dg.Nyikko beralamat, Dusun Pattekerang Desa Patani Kecamatan Mappakasunggu Takakar Sulawesi Selatan sesuai pernyataan serah terima antara FIK-KSM dengan penerima, nomor 003/YFIK-KSM/II/2018 tanggal 15 Pebruari, disaksikan Achmad Jais, 7 ekor tinggal diaeng towa masing masing ; 5 ekor untuk Nawir dan 2 ekor untuk H.Lipung

Abd.Muin Dg.Nyikko saat ingin dikonfirmasi TOPIKterkini.id, 23 Mei 2019 dikediamannya, tidak berhasil, menurut Dg.Ngugi isteri Abd. Muin bahwa suaminya sedang bepergian ke pare pare
Ketika ditanya sapi sapi itu gimana kondisinya, isterimya berharap suaminya yang ditanya, lebih jelasnya ditanyakan saja sama bapak,(suaminya rid) kata isterinya
Sedangkan 5 ekor kepada Nawir di Aeng Towa juga sesuai surat pernyataan serah terima nomor 004/YFIK-KSM/II/2018 disaksikan dua orang masing masing ; Amiruddin, pendamping kelompok dan Muhammad Husni S.Pt staf Dinas Peternakan
Ketika ingin dikonfirmasi hari itu juga 23/05, Nawir dikabarkan sudah lama menetap diluar provinsi (merauke)
Namun ayahnya, Lanti Dg. Tobo selain sebagai warga yang membantu memelihara 20 ekor sapi juga mengaku 5 ekor sapi yang atas nama anaknya, Nawir, diserahkan kepada keluarganya dibilangan jalan Nuri Makassar, entah benar atau tidak.
Kalau H.Lipung hari itu mengatakan kedatangan sapi dalam pikirannya dipercayakan membagi sapi dilingkungan kelauarganya, mengingat janji Syamsari saat suksesi pilkada akan membagikan sapi 1 ekor per KK, namun akhirnya sapi yang sudah lama dibuatnya repot, diambil juga
Hari itu H.Lipung mengaku sapi peliharaannya diambil dua kali, pertama 20 ekor tetapi tidak lama kemudian yang 2 ekor juga diboyong pergi
Sumber TOPIKterkini.id menyebutkan bahwa proposal FIK-KSM disetujui Bank Sulselbar atas rekomondasi Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar melalui Sekretaris, H.Nirwan Nasrullah ketika itu dengan suratnya bernomor 500/1982/EKON tanggal 13 Oktober 20, bersambung

Penulis : Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *