Bagi Komisi I dan II DPRD Takalar, Virus Corona, Bukan Alasan Bepergian ke Jakarta dan Sulawesi Barat

  • Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Walau virus corona memporak-porandakan perekonomian bangsa dan menelan ribuan korban nyawa serta menjadi penyebab beberapa daerah didunia, dibuatkan aturan tidak menerima kunjungan siapapun sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus mematikan tersebut
Bahkan sampai saat ini masih ramai dibicarakan, baik di TV, maupun dimedia sosial kalau virus tersebut masih banyak menyerang manusia hingga nyawa melayang
Khusus Takalar Sulawesi Selatan bahwa akibat dari virus corona tersebut, beredar informasi hingga saat ini, sudah menguras APBD/APBN mencapai angka kurang lebih Rp.10 M
Akibatnya sangat mempengaruhi kegiatan sejumlah OPD sehingga berdampak kepada kehidupan masyarakat

Namun bagi Komisi I dan II DPRD Takalar Sulawesi Selatan, bukan menjadi alasan baginya, melainkan masih dimanfaatkan menggunakan perjalanan dinas bepergian keluar daerah yang konon kabarnya terbagi dua, Komisi I keJakarta dan Komisi II Sulawesi Barat

Sumber Topikterkini.id mengatakan bahwa walau masyarakat yang kesulitan menafkai keluarganya, sesungguhnya menjadi perhatian serius dan tanggung jawab Pemerintah dan Anggota DPRD, tetapi itu semua tergantung dan ditentukan oleh rasa kemanusiaan masing-masing, dimiliki atau tidak, jangan sampai prinsip ikau-kau tong, inakke-nakke tong (bagimu untukmu dan bagi saya untuk saya)
Khwatir kalau prinsip diatas menjadi budaya sebagian penentu kebijakan, maka kepada rakyat terutama yang kesulitan nafkah akan kemana mengeluh dan mengadu, karena penyelenggara negara yang patut dan pantas menjadi tumpuan rakyat

Memang, mengiris hati dan perasaan, disaat kedaulatan berada ditangan rakyat tetapi justeru kerap kali merasakan pedih dan derita hingga sering mengeluh, apa hendak dikata, karena keputusan bukan ditangannya

Untuk mengetahui persis kemana dan tujuannya seperti apa wakli rakyat melancong keluar daerah, Topikterkini.id mendatangi bagian umum sekretariat DPRD baru-baru ini, tetapi Kepala Bagiannya saja, Saparuddin tak bisa menjawab kecuali seperti bisu, terlebih stafnya

Oleh karena Sekretaris DPRD, H.Abbas Tola saat itu tidak berhasil ditemui diruang kerjanya sehingga diusahakan melalui ponselnya, tetapi lagi-lagi tidak berhasil.
(Red) bersambung

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *