Agen Warung BPNT Kel Bulukunyi Diduga Tahan Kartu Dan Sembako KPM, TKSK BPNT Hery Sayangkan Sikap Nurliah

  • Whatsapp

TAKALAR, TOPIKTERKINI.ID- Lagi lagi Agen E-Warung BPNT Kel. Bulukunyi, Kec. Polongbangkeng Selatan Kab. Takalar SulSel, Hj. Nurliah kembali diisukan berulah kejam menahan Kartu Gesek Dan Sembako Warga Penerima manfaat, yang seharusnya malah layak dibantu.

Sebagaimana KPM Baharuddin dg saro di ketahui adalah masyarakat miskin yang kehidupannya sangat memprihatinkan sehingga kebutuhan kesehariannya sangat susah, jadi jika Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang layak diterimanya malah ditahan dipersulitnya, maka sangatlah tidak manusiawi.

Istri Baharuddin dg. Saro KPM Mariama dg. Ngasseng kepada wartawan media ini dengan cemas menangis mengatakan, bahwa kartu gesek dan bantuan sembakonya ditahan sama Agen Hj. Nurliah dg. Bau, dan hanya dia sendiri yang ditahan sembakonya, dari sejumlah penerima bantuan padahal dirinya sangat membutuhkan beras sembako untuk dimakan sekeluarga.

Lanjut KPM Mariama dg Ngasseng mengatakan, bahwa alasan Agen menahan sembako dan kartu gesek miliknya karena kartu PKH miliknya itu digadaikan sama KPM lain dan pada saat pencairan dana PKH bukan di tempat Agen Hj Nurliah di cairkan alias digesek kartunya, melainkan dicairkan di Bank mandiri, olehnya itu Hj Nurliah selaku Agen marah dan menahan sembako dan kartu geseknya itu. Ucap Mariama dengan kesalnya.

Lebih lanjut Mariama menyanpaikan bahwa ketika dirinya menanyakan kartu geseknya itu, Agen Hj. Nurliah menyampaikan kalau kartu gesek miliknya di ambil sama pendamping PKH Pak Anggi ucap mariama.

Pendamping TKSK BPNT Hery yang di hubungi lewat via ponselnya mengaku sudah konfirmasi ke Agenya Hj. Nurliah namun Hj. Nurliah beralasan menahan kartu dan sembako KPM tersebut karena kartunya diberikan lepada KPM lain bukan yang bersangkutan sendiri yang datang menggesek kartunya olehnya itu Agen tersebut menahan kartu dan sembako KPM Baharuddin dg saro jelasnya.

Sekaitan hal tersebut Heri selaku pendamping sangat menyangkan agennya yang berlakukan KPM seperti itu. Olehnya dirinya memberikan teguran atas kelakuannya menahan kartu dan bantuan sembako milik KPM yang bukan kewenangannya.

Senada dengan Kordinator PKH Kecamatan Polongbangkeng Selatan Dg. Sanre juga menyangkan kelakuan Agen Hj Nurliah, yang menahan kartu dan sembako KPM dengan menjual nama Pendamping Pak Anggi yang mengambil kartu gesek tersebut.

Sekaitan dengan peserta bantuan PKH menurutnya warga penerima bantuan PKH bebas dimana saja mereka mau di cairkan dananya melalui kartu gesek yang penting pada saat menarik di ambil fotonya selaku dokumen bukti bahwa betul dananya sudah dicairkan jelas korcam dg Sanre.

Hamzar Siriwa

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *