• Whatsapp

Sudirman, Ahli Waris Takala, Berdiri Depan PT Taspen, Sorot Kinerja PT Yang Dipercayakan Negara Membayar Gaji Pensiun

Makassar Topikterkini.id, Sudirman, salah seorang anak, ahli waris almarhum Peltu TNI, Takala, mengaku mengurus berbulan-bulan pensiunan janda ibunya, Raizah sejak Pebruari 2020, tetapi tak kunjung selesai hingga sekarang, padahal berkas yang dibutuhkan dan diperlukan sudah lengkap di terima pihak PT Taspen Kantor Cabang Utama Makasar Sulawesi Selatan

Bahkan, Sudirman Dg Nya’la ahli waris sudah mendapat pesan pihak Taspen, membuka rekening tabungan dan ATM kurang lebih sebulan lalu, namun transferan dana(pensiunan janda), ibunya, Raizah belum juga kelihatan

Daeng Sarro sapaan Takala yang
meninggal 20 Oktober 2017 di Lingkungan Malewang Kelurahan Malewang Kabupaten Takalar, meninggalkan 2 orang isteri bernama Sama dan Raizah dengan alamat yang sama di Daerah Pahlawan Nasional, Ranggong Daeng Romo, meskipun ketika masa dinas ketentaraan terdaftar, masuk tanggungan, Raizah, ibu Sudirman Dg Nya’la empat bersaudara.

Uang santunan kematian Takala Sg Sarro, kurang lebih Rp.8 Juta di terima dan dinikmati isteri kedua, Raizah bersama 7 orang anak.
Anak pertama, Suaib kelahiran 1968 dan anak bungsu, Kasyadi kelahiran tahun 1984.
Pensiunan janda, almarhum Takala Dg Sarro terhadap kedua isterinya, belum terurus menyusul kematian isteri keduanya, Raizah tahun 2018 yang sempat menerima santunan almarhum, Takala Dg Sarro.
Raizah istri pertama sejak meninggal suaminya, Takala, tak lagi ada yang membiyai kebutuhan hidupnya, kata Sudirman anak almarhum yang tersisa hidup 2 bersaudara.
Kebingungan Sudirman menyaksikan ibunya, Raizah mencari tahu bagaimana dan kenapa ibunya tidak menerima pensiunan janda?. Mulailah melangkah dan bergerak ke Kantor PT.Taspen Utama Cabang Makasar dan diminta mengurus-melengkapi berkas yang dibutuhkan dan diperlukan di bulan Pebruari tahun ini.

Sudirman Dg Nya’la ahli waris Takala Dg Sarro, mengaku ditemani keluarganya, Anwar Lasilu berbulan bulan mendatangi Kantor PT.Taspen Utama Cabang Makasar dan terakhir mendapat pesan membuka buku rekening dan buat alat tempat menarik uang(ATM) serta mengechek transferan dana, 3 Agustus 2020 sambil di minta dan disimpan nomor telfon selular Sudirman, ahli waris Takala Dg Sarro.

Bosan menunggu dan menchek nomor rekening, Sudirman dan Anwar kembali ke Kantor PT.Taspen menemui, salah seorang karyawati, Auna di pekan akhir Agustus.
Sudirman bersama Anwar makin gusar, bahkan terkejut ungkapan Karyawati, Auna yang mau mengembalikan berkas Sudirman, ahli waris Takala.

Jurnalis, Burhanuddin Nas Daeng Mangung, Redaktur Senior mengkonfirmasikan di hari Senin(31/8)gagal lantaran jam kantor cuma hingga 15.00, ujar seorang karyawan.
Esoknya, Selasa(1/9) sekitar jam 11.00 mengkonfirmasikan kembali via antrian di loket 8, Ny.Marwiah menyatakan lagi rapat semua, namun berharap bisa menunggu hingga selesai.

Sekitar jam 14.20, Kepala Bidanh Marketing, Sugiono menerima setel memperkenalkan dan menunjukkan identitas Redaktur Senior, Omank panggilan akrab Burhanuddin Nas.

Ironisnya, Kabid, Sugiono yang dikonfirmasi pensiun janda, Raizah yang meninggal pula dalam tengah pengurusan pensiun jandanya akhir pekan Agustus,25/8 tak membuahkan kepastian, kecuali butuh pengecekan administrasi dan ke lapangan, kata Sugiono sembari meminta Sudirman, ahli waris Takala, nomor telfon selularnya, semoga.
Burnas,-Omank
Maggarisi Saiyye

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *