42 Ekor Sapi CSR Bank Sulselbar Cabang Takalar Tahun 2017, Hanya Sejenak Diketahui Keberadaannya, Setelah Itu Sampai Sekarang Raib Entah Kemana

  • Whatsapp

kondisi 3 dari 42 ekor sapi CSR bank sulselbar cabang takalar tahun 2017

Takalar Topikterkini.id, Masih ingat bank sulselbar cabang takalar pernah memberikan bantuan Rp.340jt berupa corporate sosial responsibilities (CRS) pada 18 desember 2017 kepada perwakilan pemerintah daerah, lembaga forum informasi komunikasi – kelompok swadaya masyarakat (FIK-KSM) untuk pembelian 42 ekor indukan sapi

Tetapi selain kenyataan dilapangan sapi kelihatan waktu itu tidak sesuai besaran anggarannya Rp8.500.000,- juga melenceng dari sasaran yang sesungguhnya.

Persoalannya bantuan tersebut bertujuan untuk mensejahterahkan masyarakat, tetapi faktanya berbicara lain

Betapa tidak dari sumber Topikterkini.id saat itu diketahui kalau sapi didatangkan dari luar daerah oleh lembaga FIK-KSM, dibagikan bukan kepada hasil pendataan petani miskin sebelumnya tetapi dari hasil pantauan Topikterkini.id saat itu diketahui ditampung dipinggiran laut di dusun aeng towa desa aeng towa kecamatan galesong utara, masing masing ; 20 ekor dipelihara, Lanti Dg.Tobo dan 22 ekor dipelihara H.Lipung.

Namun karena tempat tersebut nyaris tidak ada pakan ternak, akibatnya kata Dg.Tobo, tidak sampai 15 hari, sapi tersebut dipindahkan tak diketahui penerimanya

Setelah ditelusuri diketahui sangat ironis karena 35 ekor ke pada non petani melainkan kepada pedagang ternak atas nama, Abd.Muin Dg.Nyikko beralamat, di dusun pattekerang desa patani kecamatan mappakasunggu takakar sulawesi selatan sesuai pernyataan serah terima antara FIK-KSM dengan penerima, nomor 003/YFIK-KSM/II/2018 tanggal 15 pebruari, disaksikan Achmad Jais, sedangkan 7 ekor tinggal diaeng towa masing masing ; 5 ekor untuk Nawir dan 2 ekor untuk H.Lipung

Abd.Muin Dg.Nyikko saat ingin dikonfirmasi TOPIKterkini.id, 23 Mei 2019 dikediamannya, tidak berhasil, menurut Dg.Ngugi isteri Abd. Muin bahwa suaminya sedang bepergian ke pare pare
Ketika ditanya sapi-sapi itu gimana kondisinya, isterimya berharap suaminya yang ditanya, lebih jelasnya ditanyakan saja sama bapak,(suaminya red) kata isterinya
Sedangkan 5 ekor kepada Nawir di aeng tiwa juga sesuai surat pernyataan serah terima nomor 004/YFIK-KSM/II/2018 disaksikan dua orang masing masing ; Amiruddin, pendamping kelompok dan Muhammad Husni S.Pt staf dinas peternakan
Ketika ingin dikonfirmasi hari itu juga 23/05, Nawir dikabarkan sudah lama menetap diluar provinsi (merauke)

Namun ayahnya, Lanti Dg. Tobo selain sebagai warga yang membantu memelihara 20 ekor sapi juga mengaku 5 ekor sapi yang atas nama anaknya, Nawir, diserahkan kepada keluarganya dibilangan jalan Nuri Makassar, entah benar atau tidak.

Kalau H.Lipung hari itu 23 Mei 2018 mengatakan kedatangan sapi dalam pikirannya dipercayakan membagi sapi dilingkungan kelauarganya, mengingat janji Syamsari saat suksesi pilkada akan membagikan sapi 1 ekor per KK, namun akhirnya sapi yang sudah lama dibuatnya repot, diambil juga

Hari itu 23/05-2018 H.Lipung mengaku sapi peliharaannya diambil dua kali, pertama 20 ekor tetapi tidak lama kemudian yang 2 ekor juga diboyong pergi
Sumber Topikterkini.id saat itu menyebutkan bahwa proposal FIK-KSM disetujui bank sulselbar atas rekomondasi pemerintah daerah kabupaten takalar melalui sekretaris, H.Nirwan Nasrullah ketika itu dengan suratnya bernomor 500/1982/EKON tanggal 13 Oktober 20

Maggarisi Saiyye (bersambung)

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *