40 Ekor Sapi Batuan Bank Sulselbar, Amblas Diluar Sasaran, Polres Takalar Lancarkan Pemeriksaan

  • Whatsapp

TOPIKterkini.id – Rp340jt dana CSR Bank Sulselbar ke rekening YFIK – KSM diketahui untuk membiayai 5 kegiatan masing masing :
1.Pembelian 40 ekor bibit sapi harga a’Rp6.500rb =Rp260jt
2.Dua kali pelatihan penguatan kelompok a’Rp25jt =Rp50jt
3.Empat paket administrasi kelompok a’Rp1jt500rb =Rp6jt
4.Empat paket biaya transportasi a’Rp1jt500rb =Rp6jt
5.Persiapan social/pendampingan pengembangan kelembagaan 2×3 orang a’Rp3jt =Rp18jt

40 ekor bibit sapi dibeli dari seorang ASRIADI warga kampung Ralla lingkungan Jalanru Kelurahan Lompo Riaja Kecamatan Tenete Riaja Kabupaten Barru seperti beberapa kali diberitakan media ini sebelumnya diketahui adalah merupakan bantuan kepada masyarakat sebagai upaya mensukseskan 22 program unggulan Bupati Syamsari Kitta, namun niat suci Bank Sulselbar kemudian tidak bermanfaat tepat sasaran, akibatnya dimungkinkan tidak akan berhenti menjadi perbincangan di Takalar. Betapa tidak 3 dari 5 sasaran penggunaan, hanya bibit sapi dan biaya transpor yang kelihatan
Sedangkan 3 lainnya masing masing, pelatihan penguatan kelompok, admistrasi kelompok dan persiapan social/pendampingan/pengembangan kelembagaan dengn jumlah anggaran Rp74jt tak diketahui raib kemana
Alasannya adalah, penerima dana bantuan hanya mengatas namakan kelompok rekayasa sehingga admimistrasipun juga tidak ada
Demikian juga persiapan social pendampingan pengembangan kelembagaan dengan tidak adanya kelompok maka ikut tidak ada kegiatan, artinya anggarannya juga menjadi keuntungan YFIK – KSM
Terkait bibit sapi, oleh seorang pedagang ternak di Takalar yang tidak mau disebut jati dirinya mengatakan bahwa sangat tidak pantas dan terkesan terlalu banyak mencari keuntungan kalau hanya kategori bibit sapi kemudian dipatok harga Rp6.500rb terlebih kalau sama besar dengan kambing.
Menurutnya, bibit sapi yang didatangkan ke Takalar dipinggir laut Dusun Aengtowa Desa Aengtowa Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, pada bulan Pebruari 2018 harga dipasaran tidak lebih dari Rp4jt

Kategori bibit diperkuat Lanti Dg.Tobo dan H.Lipung warga setempat yang dipercayakan memelihara saat itu bahwa 40 ekor sapi kebanyakan hanya seperti kambing dan juga kebanyakan lagi sakit ketika itu

Sejumlah warga Takalar kepada TOPIKTERKINI mengatakan bahwa seandainya YFIK-KSM punya niat baik mengutamakan kepentingan masyarakat, seharusnya lebih awal mendata warga yang pantas sehingga ketika sapi tiba di Takakar, bisa langsung dibagi. Tetapi kenyataannya YFIK – KSM yang diketuai Nurlinda Taco tampil ibarat Suplayer dan pastinya mau untung banyak
Bukti kongrik 35 ekor jatuh kepada Abd.Muin Dg.Nyikko warga Dusun Pattekerang Desa Patani Kecamatan Mappakasunggu dengan mengatasnamakan kelompok Nusa Indah dengan pendamping Ahmad Jais dan Muhammad Husni S.Pt ASN Bidang Peternakan Dinas Pertanian Takalar. Tetapi sayangnya karna kelompok tersebut tidak diteliti keabsahannya
Begitu juga 5 ekor kepada Nawir warga Dusun Aengtowa Desa Aengtowa Kecamatan Galesong Utara dengan mengatas namakan kelompok Assamaturu dengan pendamping, Amiruddin Dg.Sitaba dan Muhammad Husni.
Oleh karena hanya kelompok rekayasa sehingga kenyataannya mencelakai masyarakat, sapi di dua tempat, kepada warga saja yang tertulis namanya dalam kelompok, tidak juga kebagian terlebih kepada warga lain kemudian amblas secara keseluruhan
Ketua Yayasan FIK KSM, Nurlinda Taco yang dikonfirmasi belum lama ini di halaman Dinas Kebersihan takalar mengatakan sapi tersebut sudah lama ia serahkan kepada dua kelompok tani jadi yang bertanggung jawab adalah pengurus kelompok

Dengan amblasnya sapi bantuan diluar sasarannya, sudah berproses lancar di Polres setempat yang kabarnya sudah pemeriksaan beberapa saksi, jadi tinggal menunggu waktu di limpahkan ke Kejaksaan Negeri setempat,

Penulis : Maggarisi Saiyye

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *