Angka Kemiskinan Harus Bisa Ditekan Sampai Menuju Nol

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID, Pemerintah daerah kabupaten takalar terus berupaya mengentaskan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem hingga pj bupati takalar, Setiawan Aswad menginisiasi penguatan sistem kolaborasi dengan JICA.

Keinginan itu disampaikan Pj. bupati saat acara audience dengan kepala bappelitbangda provinsi sulawesi selatan di ruang rapat pimpinan lt. III kantor bupati takalar belum lama ini.

Dalam audience tersebut, Setiawan Aswad mengatakan bahwa setelah memperhatikan persoalan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem yang selama ini sudah kita upayakan penanggulangannya.

Akan tetapi disisi lain masih ada persoalan yang tersisa berkontribusi besar terhadap outcome penurunan angka kemiskinan di sulsel yang meramba kehal-hal lainnya seperti kecukupan gizi, ketahanan pangan, pengangguran, akses pendidikan dan kesehatan maka dari itu dibutuhkan penguatan sistem kolaborasi dalam penanganan hal tersebut.

Angka kemiskinan harus bisa ditekan sedemikian rupa sampai menuju nol sesuai target Indonesia Emas, dibutuhkan terobosan dalam menangani kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

Tetapi beruntungnya takalar karena kabupaten yang punya hubungan historis, hubungan emosional fungsional dengan JICA karena banyak praktek yang selama ini diinisiasi JICA dengan pemkab takalar.

Hal ini yang menginspirasi kita bahwa praktek pengentasan kemiskinan harus disinkronisasi dengan program kegiatan ini, kualitasnya perlu ditingkatkan bersama-sama, baik dari sisi konfregensi, keseluruhan daripada interfensi sektoral yang ada.

Hal tersebut akan kita coba bersama dengan pemerintah desa, kabupaten dan provinsi.

Kita bergerak bersama-sama menyelesaikan persoalan kemiskinan dengan strategi yang ada.

Setiawan juga mengemukakan bahwa berbagai upaya, telah ia lakukan dalam pengentasan kemiskinan, salah satunya dengan melakukan validasi data kemiskinan, melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mencoba mengintervensi kemiskinan secara bersama-sama dan menguatkan pelaku ekonomi ditingkat desa.

Sehingga pada tahun 2025 diharapkan setiap sektor ada yang bisa kita sentuh untuk dijadikan pilot project, baik disektor perikanan, sektor pertanian dan disektor peternakan untuk penguatan ekonomi masyarakat.

Muliati – Maggarisi Saiyye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *