Sudirman Dg. Sijaya Di Takalar Diduga Tadah Pupuk Selundupan Ilegal Puluhan Ton Dari Bulukumba

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID– Dibalik kelangkaan pupuk bersubsidi akhir akhir ini, kini dikabarkan adanya Puluhan ton pupuk bersubsidi jenis Urea PT. Pupuk Indonesia, tersalurkan dari Kab. Bulukumba ke Kab. Takalar yang dikonon kabarkan diterima atau ditadah oleh Sudirman Dg. Sijaya.

Hal itu dapat diketahui seiring dengan adanya Sumber kepada Tim média ini menyampaikan, bahwa ada dua orang warga Lingkungan Kale Balang, Kel. Bontokadatto, Kec Polongbangkeng Selatan, Kab. Takalar, Sul-Sel, yakni Jamaluddin Dg.Talli dan Dg. Ngewa membeli pupuk Bersubsidi jenis Urea sebanyak 10 ton degan Harga 200 ribu per Zak.

Sumber menyebutkan, bahwa Jamaluddin dg Talli membeli pupuk Bersubsidi jenis Urea sebanyak 100 zak dan Dg. Ngewa 50 zak yang konon, pupuk Bersubsidi itu lintas Kabupaten dari Kab. Bulukumba di selundupkan ke Kab. Takalar, melalui Sudirman Dg Sijaya Warga Takalar juga yang diduga sebagai tukang tadah.

Sumber juga mengungkapkan, kalau pupuk bersubsidi jenis urea itu diantarkan ke konsumen rata-rata pukul satu dini malam diangkut oleh mobil truk roda enam dengan bak panjang tinggi sehingga tidak nampak kelihatan mengelabui satuan kepolisian yang bertugas di pos penjagaan.

Hingga mulai pada 29/03-2023 waktu malam sekitar pukul 01.00 wita, Jamaluddin Daeng Talli warga lingkungan kale balang kelurahan bontokadatto kecamatan polombangkeng selatan diantarkan 100 zak pupuk dari luar daerah oleh Sudirman Dg. Sijaya  dengan harga Rp.200.000,-.

Kemudian pada 04/04-2024 juga waktu malam kata sumber, Daeng Ngewa dengan alamat sama dengan Jamaluddin Daeng Talli, juga diantarkan 50 zak dengan harga sama Rp.200.000,-

Jamaluddin Dg. Talli yang ditemui di rumahnya minggu 8/04/2024, mengakui dirinya membeli pupuk Bersubsidi jenis Urea dari luar Daerah Kabupaten dengan harga 200 ribu per zak namun dirinya bungkam untuk menyampaikan dari mana asal pupuk Bersubsidi itu diperoleh.

Selanjtnya, Sudirman Dg. Sijaya yang juga ditemui dirumahnya di Lingkungan Kampung Beru Kelurahan Rajaya, Kec. Polongbangkeng selatan, Kab. Takalar minggu 8/4/2024 mengakui dirinya menyuplay Pupuk subsidi jenis Urea ke Warga lingkungan Kale Balang Bontokadatto yakni Jamaluddin Dg Talli sekeluarga 100 zak dan Dg. Ngewa sebanyak 50 zak dengan harga 200 ribu per zak.

Diakuinya juga pupuk Bersubsidi jenis Urea diperoleh dari Kab. Bulukumba melintas masuk di Kab Takalar diantarkan ke rumahnya dengan pembayaran melalui rekenin .

Namun lagi lagi dirinya tidak mau menyebutkan Nama oknum atau distributor atau nama kios pengecer pupuk Bersubsidi itu diperolehnya di Kab. Bulukumba.

Berdasarkan adanya saluran pupuk dari luar daerah dengan harga mahal melambung jauh dari HET maka warga setempat meminta kepada pihak APH, agar segera melakukan tindakan penyelidikan penyelewengan penyaluran pupuk lintas Kabupaten terhadap oknum tersebut.

Tim/ Hamzar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *