Kades Tamalate Sebelumnya Ibarat Pagar Makan Tanaman, Tetapi Dana Bumdes Yang Dicaplok Sudah Dikembalikan

TAKALARTOPIKTERKINI.ID, Persoalannya ia kepala desa justru diketahui menyalahgunakan atau mencaplok dana bumdes, padahal seharusnya menjaga dan melindungi dana bumdes tidak di salahgunakan oleh siapapun juga termasuk pengurus bumdes.

Tetapi apa lajur kepercayaan masyarakat tidak diamalkan dengan baik dan benar tetapi justru di abaikan.

Sedangkan ibarat tanaman, wajib dijaga kepala desa supaya tidak di rusaki binatang, tetapi yang terjadi kepala desa ibarat pagar makan tanaman.

Akibatnya sejumlah masyarakat yang dulunya mendukung jadi kepala desa kemudian saat ini berbalik menyesal.

Betapa tidak andai kecurangannya mencaplok Rp.35.000.000,- dana bumdes tidak diketahui wartawan maka dapat dipastikan dana bumdes tersebut tidak dikembalikan.

Alasannya adalah ketua BPD saja tidak dihiraukan terlebih hanya ketua bumdes dan lebih-lebih lagi masyarakat biasa semuanya takut dengan kepala desa.

Tetapi karena dikritisi wartawan kata sumber di tamalate hingga akhirnya dana bumdes tersebut dikembalikan Rp.25.000.000,-, sisanya Rp.10.000.000,- akan dikembalikan usai hari raya idul Fitri.

Kepala desa, Husain yang dikonfirmasi sebelumnya dengan tegas mengakui perbuatannya tetapi bukan berarti di salah gunakan, melainkan digunakan membantu warga yang terkena bencana.

Waktu itu kata Husain, sama sekali tidak punya uang, sementara warga butuh bantuan sehingga ia pinjam dulu dana bumdes tetapi kapan saja dibutuhkan warga akan dia kembalikan.
Seperti inilah ia Husain sudah mengembalikan tetapi baru Rp. 25.000.000,- moga Rp.10.000.000,- itu bisa dikembalikan sesuai janjinya agar tidak di bilangi kepala desa ingkar janji.

(Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *