Hasan Tayang Mendirikan Kios Diarea Pasar Tepo’ Yang Lagi Dikosongkan Pemerintah

 

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID,
Untuk menjamin kenyamanan pengguna jalan depan pasar tepo’ poros tempat wisata topejawa kecamatan mangarabombang, oleh pemerintah daerah mengosongkan dan memindahkan kios-kios yang berjejeran pinggiran jalan kedalam pasar.

Upaya pemerintah terlihat jujur, adil tidak pilih kasih demi menjaga kecemburuan sosial sehingga tak satupun pemilik kios yang membatah kemudian satu demi satu bergantian memindahkan kiosnya kedalam pasar tersebut.

Namun seorang walau dia masih pegawai honor tetapi namanya aparat pemerintah harusnya menunjukkan sikap yang terpuji taat dan patuh terhadap niat suci pemerintah itu.
Tetapi yang terjadi justeru sebaliknya sifat buruk Hasan Tayang sama seperti preman yang kerap kali dipertontonkan dimasyarakat, diulangi bahkan menentang pemerintah dengan mendirikan kios dalam area pasar yang lagi dikosongkan.

Beberapa pedagang kaki lima yang minta jati dirinya tidak ditulis mengaku tak menyangka pegawai honor dinas perhubungan kabupaten takalar
mempertontonkan gaya peremannya.

Pengosongan kios-kios pinggiran jalan adalah selain demi kenyamanan pengguna jalan itu sendiri juga kehendak pemerintah daerah sehingga harusnya HASAN TAYANG wajib memberikan dukungan, bukan menentang.

Tindakan ala preman kampung HASAN TAYANG mendirikan kios mengakibatkan semua penjual di pasar tepo merasa resah

Walau HASAN TAYANG tidak lazim lagi dengan gaya premannya tetapi ini keinginan pj bupati takalar demi menghindari kemacetan dijalan itu sehingga harusnya yang dilakukan adalah membantu menertibkan, bukan membangkan.

HASAN TAYANG menurut banyak pedagang kaki lima dipasar itu sabang hari selalu berulah walau kepala pasar, Subair Dg Ngimba bersama petugas keamanan pasar, MADDE setiap saat memberikan nasehat tetapi tidak juga dihiraukan,melainkan
si Hasan membantah dan dia bersikap keras tidak mau membongkar bangunan kiosnya dengan alasan berani berbuat berani sendiri bertanggung jawab kepada pihak perdagangan.

Menurut HASAN TAYANG bahwa yang pantas menegur dia katanya adalah pihak perhubungan (Pimpinannya) bukan pihak perdagangan.

Hingga berita ini di publis, Hasan Tayang belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis : Nasiah Kenna
Editor. : Maggarisi Saiyye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *