25 Unit Bantuan MCK di Desa Sanrobone Diduga Terbengkalai !

TOPIKTERKINI.ID, TAKALAR – Sebanyak 25 Unit dari Program bantuan Mandi Cuci Kakus (MCK) yang merupakan aspirasi dari Anggota DPR-RI, H. Hamka B. Kady tahun anggaran 2023 yang diperuntukkan bagi masyarakat Desa Sanrobone, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Talalar diduga terbengkalai.

Olehnya itu, masyarakat Desa Sanrobone yang menerima bantuan MCK mengeluh lantaran bangunannya tidak selesai dikerjakan oleh pelaksana hingga hari ini, padahal telah memasuki musim penghujan.

Beberapa warga Desa Sanrobone yang menerima bantuan tersebut seperti Ahmad dg. Rala, Sowa dg. Talli dan Abd. Rahman dg. Ngalli saat ditemui Tim Topikterkini.id mengakui bahwa bangunan MCK yang diperutukkan bagi mereka itu belum selesai, sehingga tidak bisa digunakan, selasa (21/11/2023).

“Kami tidak bisa menggunakannya, tidak bermanfaat karena tidak selesai dikerjakan,” ujarnya.

Mereka juga mengakui bahwa, pengerjaan bak penampung MCK rata-rata belum selesai sehingga ditakutkan akan cepat penuh dengan air disaat hujan datang.

“Rata-rata bak penampungnya yang tidak selesai pak. jadi kami khawati akan cepat penuh dengan air ketika hujan datang,” ungkapnya.

Selain itu, pelaksana proyek bantuan MCK di Desa Sanrobone, Dg. Sayamsuddin Siking Dg. Ropu juga membenarkan bahwa terdapat masalah dalam penyelesaian bangunan proyek MCK yang dia tangani.

“Keterlambatan penyelesaian proyek tersebut disebabkan oleh tukang yang kami percayakan untuk mengerjakan proyek tersebut itu kemudian kabur, padahal upahnya sudah diambil semua. Akhirnya bangunan untuk MCK yang saya tangani lambat diselesaikan,” ungkap Dg. Ropu .

“Tapi kami tetap akan menyelesaikan proyek MCK yang saya tangani,” tambahnya.

Terkait dengan besaran anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut, pihak pelaksana mengaku sama sekali tidak mengetahui secara persis berapa anggaran yang dia kelola yang mengetahui soal anggaran Dg Majja.

“Saya sendiri tidak tahu berapa anggarannya ini program MCK, termasuk yang saya tangani sendiri,” pungkas Dg. Ropu selaku pelaksana.

Sementara itu, Kepala Desa Sanrobone Abd Azis Maluddin,S.Sos,MM, juga mengetahui bahwasanya program bantuan MCK yang diperuntukkan untuk masyarakatnya itu tidak selesai hingga hari ini.dikatakanya ada 25 unit bangunan MCK belum bisa dimamfaatkan, Oleh karena itu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pelaksana untuk segera menyelesaikan bangunan MCK tersebut.

“Saya tahu, olehnya itu saya akan melakukan koordinasi dengan pelaksana dalam hal ini Dg. Ropu dan Dg. Majja bagaimana agar bangunan tersebut segera diselesaikan, berhubung ini sudah masuk musim penghujan,” ungkap Kades Sanrobone.

Selain itu, warga juga meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar terjun langsung ke lapangan guna menelusuri proyek Bangunan MCK yang diduga terbengkalai. Serta melalukan pemeriksaan terhadap pihak pelaksana yang dinilai tidak transparan dengan Anggaran yang dia kelola untuk mengerjakan proyek tersebut.

Penulis : Hamzar siriwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *