Berjanji Buka 10.000 Lapangan Kerja, Tetapi Syamsari Tolak Formasi ASN (10)

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID, Bisa dibayangkan betapa besarnya putra-putri pengangguran di takalar, tetapi H.Syamsari dengan sengaja tolak pengadaan formasi ASN tahun 2022.

Sesuai suratnya kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RB nomor 800/021/Kepeg tertanggal 5 Januari 2022, artinya lupa akan janjinya membuka 10.000 lapangan kerja

Ketika mau dipilih jadi bupati, H.Syayamsari berkobar-kobar menyuarakan untuk sejumlah kebaikan kepada rakyat termasuk membagikan 1 ekor sapi 1 kepala keluarga dan membuka 10.000 lapangan kerja.

Tetapi setelah rakyat tergiur  memilih dia jadi bupati, janjinya nyaris semua dilupakan.

Artinya tidak salah kalau dibilang Syamsari lupa janjinya kata Kusbin Dg Ngempo.

Entah apa yang merasuki pikiran Syamsari sehingg formasi ASN juga, kalau begitu kata kusbin,  Syamsari ingkar janji.

Mungkin karena oper program agar masyatakat tergiur untuk menjatuhkan pilihannya kepadanya menjadi bupati-wakil bupati takalar.

Sayangnya karena setelah berhasil meraih impiannya jadi penguasa, janjinya nyaris terlupakan atau lebih kepada sebutan mungkin ia tidak ingat lagi janjinya.
Padahal Syamsari lima tahun harusnya semua janjinya ditepati  sehingga bisa dipercaya rakyat.

Syamsari sebagai bupati lima tahun lalu kata Kusbin adalah pemimpin ummat sehingga dari jumlah penduduk di daerah yang dipimpin, ia harus tampil terdepan menunjukkan contoh dan sifat perilaku yang lebih baik
sehingga bisa ditoladani ummat, bukan justru sebaliknya.

Uraian tersebut mulai dari pembukaan rangkuman sistem pemerintahan 5 tahun Syamsari paket H.Achmad Dg Se’re kata Kusbin Dg.Ngempo bukan untuk merusak nama baik, kecuali sebatas dijelaskan realitasnya terlebih kalau kepada kontrak politik dengan rakyat takalar, berbunyi dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim dan mengharapkan ridho Allah SWT, dengan ini kami sampaikan ikrar untuk mensukseskan program unggulan Berua Baji untuk bajiki takalar 2017-2022.
Sebagai penutup dari kontrak politik H.Syamsari Kitta -paket H.Achmad Dg.Se’re tertulis, demikian ikrar dan komitmen ini kami sampaikan kepada masyarakat luas sebagai wujud keseriusan pada pengelolaan pemerintahan.
Kemudian Syamsari-Achmad bertanda tangan menggunakan materai 6000 seraya berjanji dengan ucapan bila egenda ini belum dijalankan dalam tiga tahun, Syamsari-Achmad siap mundur dari jabatan yang diemban.
Tetapi Kusbin Dg.Ngempo mengatakan jangankan 3 tahun, 5 tahunpun Syamsari ogah meninggalkan rumah jabatan jika seandanya belum habis periodenya, karena Syamsari bukan orang tolol mau mundur? kata DgNgempo.

Dalam kontrak politik tersebut tertuang 22 program unggulan seperti tersebut diatas termasuk membuka 10.000 lapangan kerja tetapi tenaga honor yang mengabdi sebelum ia jadi bupati dibabat habis.
Sehingga sangat bertentangan dengan janjinya.
Betapa lupa janjinya H.Syamsari juga menolak permasi ASN tahun 2022 sesuai suratnya kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RB nomor 800/021/Kepeg tertanggal 5 Januari 2022

Silahkan rakyat takalar menyimak dengan seksama seperti apa janji Syamsari Kitta dengan H.Achmad Dg Se’re yang keduanya incar kursi DPR RI.
Tetapi pastinya kebanyakan rakyat takalar menilai tidak satupun yang tuntas entah apalah sebabnya…..

Selama 5 tahun Syamsari disebut-sebuat kelihatan berbuat sesukanya seperti layaknya mau memperkaya diri.

(bersambung)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *