Penderitaan Masyarakat Adalah Bagian Dari Penderitaan Pemerintah

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID, Oleh karena itu masyarakat yang terdampak bencana harus ditanggulangi bersama
Demikian kata Pj Ketua TP PKK Takalar saat bakti sosial bersama Ketua Persit Candra Kirana dan Ketua Bhayangkari, di desa parasangang beru dan desa kalukuang kecamatan galesong Jumat 17/02-2023
Bakti sosial tersebut adalah memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana angin puting beliung.

Ditengah masyarakat dua desa,
Istiri Pj Bupati takalar, Sri Astuti Thamrin Setiawan S.Si, M.Stat, Ph.D mengatakan bahwa penderitaan masyarakat yang terdampak bencana adalah bagian dari penderitaan pemerintah kabupaten takalar sehingga harus ditanggulangi bersama.
Dikatakan bahwa curah hujan disertai angin kencang yang akhir-akhir ini melanda wilayah takalar berdampak buruk pada masyarakat kita.
Untuk itu, istiri Setiawan Aswad datang kemasyarakat untuk memberikan bantuan ala kadarnya berupa sembako dan makanan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat.
Dikatakan bahwa bencana muncul biasanya tak terduga, tidak ada yang tau sehingga diharapkan kebersamaan saling membantu mengatasi keadaan yang dialami masyarakat kita.
Dan kita berdo’a bersama, dengan musibah ini agar kita semua menjadi manusia yang sabar, kuat dan tangguh” jelas Pj. Ketua TP. PKK Takalar.
ia juga menghimbau kepada camat dan kepala desa agar memantau keadaan masyarakat yang terdampak dan segera melaporkan kebutuhan masyarakat kepada dinas terkait.

Sementara itu, Camat Galesong, Rustan, S.Sos. M.Si menerima kedatangan Pj Ketua TP PKK bersama Ibu Fokopimda sungguh berterima kasih atas perhatiannya kepada warga yang terdampak bencana.
Mantan Sekcam Galesong Utara
menyampaikan pula bahwa dari 7 desa di Kecamatan Galesong 2 diantaranya terdampak angin puting beliung yaitu desa pa’rasangan beru dan desa kalukuang.
Untuk desa pa’rasangan beru kata mantan lurah bontolebang terdapat 32 KK yang terdampak dengan jumlah kerugian cukup besar karena beberapa rumah porak poranda sehingga harus mengungsi dan untuk desa kalukuang terdapat 18 KK yang terdampak bencana.

Semoga dengan kedatangan ibu memberikan bantuan, dapat meringankan beban warga.
(Muliati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *