Pj Bupati Orang Luar Daerah Mampu Meramaikan Hari Jadi Takalar

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID, Ketika diusia 63 tahun takalar dengan kendali warga luar takalar yang dipercaya menteri dalam negeri menjadi pj bupati, Dr.Setiawan Aswad M.Dev, Plg, tidak sia-sia.

Soalnya pengganti putra galesong takalar mampu menampilkan peringatan hari jadi yang dirindukan masyarakat sebagai rangkaian dari rasa syukur takalar berpisah dari jeneponto 63 tahun silam.
Karena kalau tidak betapa sulitnya masyarakat takalar jika membutuhkan pelayanan di kantor bupati.

Dan begitu tiba di takalar 22 Desember 2022 dengan jemputan pengalungan bunga oleh sekretaris daerah, H.Muhammad Hasbi, begitu diperhadapkan dengan tugas berat harus menelusuri

pesisir pantai galesong dan mangarabombang melihat sejumlah rumah warga yang berantakan akibat dari selain dampak abrasi juga angin puting beliyung.
Tetapi sejauh itu tidak sebanding selama ia didinas pendidikan provinsi kerap berkunjung untuk 24 kabupaten kota
Dengan kesigapan kepala dinas pendidikan provinsi sulawesi selatan menggerakkan potensi yang ada hingga warga korban bencana tidak makan waktu lama bisa teratasi.

Untuk abrasi di galesong dan punaga kecamatan mengarabombang secepatnya ditanggul dengan batu gajah, sedangkan dari dampak angin puting beliyung juga secepatnya didrop sejumlah

material untuk perbaikan rumah warga, selain biaya pemda takalar juga bantuan gubernur sulawesi selatan.
Kurang lebih 50 hari Setiawan di takalar tepat pada 10 februari 2023 dan walaupun takalar sudah 63 tahun pisah dengan jeneponto, usaha pj bupati memperingati hari ulang tahun mencerminkan rasa syukur serta penghargaan atas perjuangan sejumlah tokoh masyarakat hingga takalar berhasil pisah dengan jeneponto pada saatnya.

Betapa tidak ketika para tokoh takalar berjuang memisahkan takalar dari jeneponto pada saatnya, bukan sekali langusng jadi melainkan diketahui berulang-ulang kali menghadap gubernur saat itu.

Oleh karena itu upaya Setiawan meramaikan pelaksanaan hari jadi takalar oleh warga setempat nenilai sebagai bagian dari rasa syukur atas perjuangan para tokoh masyarakat waktu itu.

Bisa dibayangkan, bukan hanya warga takalar datang turut meramaikan hari jadi takalar tetapi perwakilan warga tiap kabupaten di sulawesi selatan sehingga tidak mengherankan kalau bukan hanya lapangan Makkatang Karaeng Sibali dipadati warga tetapi sekeliling ibu kota takalar yang jumlahnya kisaran 50.000 seper empat dari jumlah wajib pilih.
Dengan upaya Setiawan tersebut oleh banyak kalangan menilai sesuatu yang terbilang positif mengembalikan kejayaan takalar.

Atas kendali Setiawan bersama panitia yang diketuai Muhammad Nurdin, warga datang tak terkecuali anak-anak laki-laki-perempuan

Sebab dengan hari jadi takalar begitu ramai sejak 63 tahun silam membuat pedagang kaki lima dalam kota takalar kebagian rezeki dari tangan warga yang datang hingga bisa menghidupi keluarganya untuk sementara waktu.

Situasi peringatan hari jadi kali ini oleh sejumlah masyarakat menilai atas penampilan sosok Setiawan Aswad punya perhatian terhadap kepentingan warga, menganggap rumah jabatan bupati sebagai milik rakyat dan terbuka 1x 24 jam menjadikan masyarakat suka dia sehingga tertarik datang kepada Setiawan.
Selain disuka warga takalar, Setiawan juga disuka Gubernur Sulawesi Selatan hingga peringatan hari jadi takalar kali ini, Andi Sudirman Sulaiman membantu takalar Rp25M untuk kepentingan masyarakat dan keesokan harinya dengan kegiatan gerak jalan, gubernur memberikan sejumlah hadiah diantaranya hadiah utama umroh kepada anak sekolahan yang beruntung.

MaggarisiSaiyye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *