Usman Menjadi Perekat Memperkokoh Persatuan dan Keutuhan Masyarakat

Takalar Topikterkini.id – Desa soreang adalah salah satu desa di kecamatan mappakasunggu kabupaten takalar sulawesi selatan, kini dinahkodai Usman hasil pemilihan kepala desa serentak bulan november lalu menyisihkan 4 orang calon lainnya.

Usman yang dilantik bupati takalar H.Syamsari Kitta sabtu 17/12 dibaruga Imannindori kantor bupati takalar kepada topikterkini.id diruang kerjanya senin 19/12 mengatakan bahwa dengan tugas yang diembannya saat ini bukanlah tugas ringan karena merupakan amanah masyarakat yang wajib dipertanggung jawabkan dunia akhirat.

Oleh karena itu dalam mengemban tugas katanya selalu dengan nawaetu yang suci berharap berkah allah SWT semoga program kerjanya senantiasa terlaksana dengan baik demi kepentingan masyarakat.

Ketika ditanya yang melatarbelakangi hingga mau menjadi kepala desa. Usman terbata-bata hingga menjawab bukan karena nafkah melainkan kebanyakan masyarakat didesanya mendorong dengan harapannya kelak bisa bekerja dengan baik agar desanya bisa menjadi lebih baik dibanding periode-periode sebelumnya.

Dan yang terpenting adalah untuk kepentingan masyarakat secara umum.

Usman mengulangi kalau untuk kebutuhan nafkah sehari-hari bersama istiri dan anaknya, mustahil ia mencalonkan diri karena dengan wiraswata sudah bisa menghasilkan nafkah lebih dari cukup.

Karena masyarakat yang mendorong dirinya menjadi kepala desa sehingga untuk kebutuhan sehari-hari selama dalam proses pelaksanaan pemilihan adalah partisipasi masyarakat.
Desa yang dipimpin Usman katanya terletak pinggiran laut sehingga banyak potensi pendapatan masyarakat yang bisa dikembangkan seperti tambak, rumput laut dan yang lainnya.
Tinggal kemauan berusaha sehingga dalam menjalankan roda pembangunan di desanyanya, Usman berharap bantuan semua pihak paling tidak masukan semoga potensi sumber daya alam yang ada bisa dikelolah demi peningkatan pendapatan masyarakat sehari-hari.

Ketika disinggung pengalaman setiap kali usai pemilihan kepala desa, kerap kali masyarakat berkelompok, Usman mengaku tidak mengenal rumus seperti itu apalagi katanya masyarakat didesanya pada umumnya adalah masyarakatnya, tidak ada istilah pendukung atau bukan pendukung demi mempertahankan keutuhan bersama karena di desanya nyaris satu rumpun keluarga sehingga siapa yang mau dibenci dan siapa yang mau disanjung, kalau ibarat ada yang mau disanjung, semuanya harus disanjung.
Kesimpulannya Usman menjadi kepala desa adalah berupaya menjadi perekat memperkokoh keutuhan persaruan dan kesatuan dengan prinsip bersatu orang bisa teguh, dan sebaliknya berpisah-pisah orang bisa tumbang-runtuh.

MaggarisiSaiyye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *