H. Muhammad Sarif Serap Aspirasi di Desa Ujung Bulu, Kades Mansur Akui Sudah Penuh dengan Janji

Topikterkini.id, Jeneponto – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dar Fraksi PKB H. Muhammad Sarif lakukan Reses atau temu konstituen di hari kelima pada masa sidang 1 tahun 2022/2023.

Reses atau temu konstituen yang digelar H. Muhammad Sarif terbagi beberapa titik wilayah, 2 titik di Kecamatan Binamu, 1 titik di Kecamatan Bontoramba dan 1 titik di Kecamatan Rumbia.

Untuk 1 titik di Kecamatan Rumbia dilaksanakan di Desa Ujung Bulu Kecamatan Rumbia.

H. Muhammad Sarif yang kerap disapa Karaeng Patta dalam mengawali sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Ujung Bulu, Mansur.

“Saya mengapresiasi kepada kepala Desa Ujung Bulu yang telah menerima kehadiran saya di wilayahnya. Ini menunjukkan bahwa beliau adalah pemimpin yang terbuka dan Dewasa dalam Dunia politik, yang hingga kini terus berjuang untuk kesejahteraan masyarakatnya,” ungkapnya.

Setelah itu, H. Muhammad Syarif menjelaskan terkait pentingnya kegiatan yang dia lakukan dalam hal ini Reses atau Temu Konstituen.

“Masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat. Reses merupakan kewajiban bagi anggota DPRD dalam menjaring informasi untuk kemudian disalurkan”, ucapnya.

“Saya juga berharap apa yang menjadi usulan masyarakat nantinya juga dapat disampaikan dalam musrembang tingkat desa, Kecamatan, dan kabupaten dan intinya, kami selalu siap untuk memperjuangkan aspirasi warga,”, lanjut H. Muhammad Syarif.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Ujung Bulu, Mansur berterima kasih kepada H. Muhammad Syarif selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang notabenenya sebagai penyambung lidah rakyat.

Karena telah senantiasa mendengar dan menjaring aspirasi masyarakat, terkhusus masyarakat yang ada di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia.

“Terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan H. Muhammad Sarif, semoga apa yang direncakan program-program di desa kami bisa diakomodir,” ucapnya.

Mansur juga menegaskan bahwa, apa-apa yang diucapkan oleh H. Muhammad Syarif merupakan bukan sekedar janji belaka.

“dan bukan sekedar janji, karena kami sudah penuh dengan janji, Namun apa yang disampaikan Insya Allah semua akan ditepati dan akan diwujudkan Allah SWT, melalui Muhammad Sarif,” ungkap Mansur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *