Perintah Bupati Takalar, Camat Pattallassang, Lancarkan Kegiatan Lapangan Pencegahan Stunting

TAKALAR TOPIKTERKINI.NET,
Mari cegah stunting pada anak sejak dini untuk kebaikannya di masa depan.
Demikian kebiasaan camat pattallassang takalar, Muhammad Syarif kepada warganya ketika melancarkan turun lapangan menelusuri kampung- kampung diwilayahnya demi mengetahui kondisi warganya apa ada yang menderita stunting atau tidak, sehingga kelangkaan camat pattallassang dikantornya bukan tidak beralasan tetapi justru itu jawabannya yang dikirim via
whatsApp kepada topikterkini.net saat dicari tau keberadaannya dikantornya baru-baru ini.
Dengan dasar itulah serta perintah bupati takalar dan melihat stunting dimasyarakat masih kerap kali ditemukan membuat camat pattallassang bersama kepala puskesmas di back up kapolsek dan koramil berupaya memenuhi tuntutan masyarakat keluar dari stunting khususnya di wilayahnya kecamatan pattallassang kabupaten takalar sulawesi selatan,
hingga akhir-akhir ini jarang tinggal dikantornya atau lebih kepada melancarkan kegiatan lapangan untuk memberikan penyuluhan pencegahan stunting.

Hasil pantauan topikterkini.net diketahui kalau camat pattallssang bersama kepala puskesmas di back up koramil dan kapolsek sudah beberapa minggu menyusuri kampung-kampung diwilayahnya untuk melihat anak-anak penderita stunting.

Ketika di konfirmasi via whatsAppnya baru-baru ini, camat mengaku untuk sementara jarang di kantornya atau lebih dominan di lapangan untuk mengetahui kondisi warganya terutama yang rentan dengan stunting untuk diberikan pemahaman pencegahan.

Soal pencegahan stunting, camat mengaku banyak belajar dari kepala puskesmas pattallassang sehingga bisa bicara sedikit bahwa
stunting katanya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan menerapkan gaya hidup sehat artinya makan makanan bergizi.

Oleh karena itu camat menyarankan kepada orang tua untuk senantiasa memeriksakan anak ke dokter secara berkala agar bisa diketahui sianak tersebut menderita stunting atau tidak

Dikatakan camat bahwa peran orang tua adalah kunci utama anak mendapatkan nutrisi terbaik yang bisa membuat anak tumbuh sesuai potensi maksimal mereka.

Dimana saja dalam wilayahnya, camat Muhammad Syarif selalu menyampaikan kepada warganya bahwa stunting adalah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada masa awal kehidupan anak.

Oleh karena itu sejak dini orang tua anak disarankan memperbanyak menkonsumsi makanan bergizi hingga kepada anak sampai dewasa.
Karena stunting katanya sangat berisiko sehingga wajib diwaspadai
sebab bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak secara langsung, sekarang maupun dalam jangka panjang.
Belajar dari kepala puskesmas hingga camat bisa mengatakan bahwa anak yang tumbuh mengidap stunting akan mengalami gangguan perkembangan otak.

Selain itu pengaruhnya terlihat pada mereka cenderung sulit mengingat, menyelesaikan masalah, dan tersendat dalam aktivitas yang melibatkan kegiatan mental atau otak.
Jika anak menderita stunting katanya, pertumbuhannya lambat dan bisa menyebabkan anak mengalami penurunan fungsi intelektual, kesulitan memproses informasi, serta susah berkomunikasi.
Jika demikian yang dialami anak kata camat menirukan kepala puskesmas, tentu mempengaruhi proses belajar anak di sekolah begitujuga di rumah, sekaligus membuat mereka kesulitan bergaul serta bermain bersama rekan sebayanya.

Sehingga kepada orang tua, sejak anaknya masih usia dini; disarankam rutin memberikan, selain makanan juga susu pelemgkap nutrisi sebagai upaya mencegah stunting. ( Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *