KKG Gugus Panrannuangku Takalar Gelar Program KKG terkait IKM

TAKALAR TOPIKTERKINI.NET – Implementasi Kurikulum Merdeka atau disingkat dengan IKM merupakan cara baru proses belajar mengajar yang diterapkan pada satuan pendidikan setelah Kurikulum 2013 atau K13.

Saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) menyusun berbagai cara untuk mengembangkan sistem pendidikan di Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana cita-cita Negara dalam UUD 1945.

Oleh karena itu, guru-guru di Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan menggelar pertemuan para guru-guru untuk membahas penetapan IKM tersebut pada peserta didiknya di sekolah.

Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Panrannuangku, dimana mereka melakukan pertemuan dan diskusi dalam rangka mencari solusi dan jawaban dalam teknis IKM yang akan diterapkan di sekolah masing-masing.

Gugus Panrannuangku memusatkan program KKG di SDN No. 109 Panrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar pada hari Sabtu (23/07/2022) dengan menghadirkan masing-masing Kepala Sekolah dan Guru Kelas 1 dan 4.

Sebagai tuan rumah, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 09 Panrannuangku, Paharuddin, S.Pd yang didampingi Ketua KKG Jamaluddin, S.Pd yang di temui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa “kegiatan KKG ini membahas Materi Implementasi kurikulum merdeka yang merupakan kurikulum baru diterapkan pada kelas 1 dan 4 pada tingkat Sekolah Dasar,” jelasnya.

Paharuddin juga membeberkan bahwa, “Kegiatan KKG berlangsung dipandu langsung oleh pembawa materi dari pengawas Kordinator Pendidikan Kec. Polombangkeng utara Abd. Muin, S. Pd,” ungkapnya.

“Sementara itu sekolah yang ikut dikegiatan KKG pada gugus Panranuangku ini sebanyak 6 sekolah yakni , SDN Panranuangku, SDN No 43 Manangkoki 1, SDN No 43 Monongkoki 2, SDN No. 42 Pangembang, SDN No. 217 Infres Panjarungan, SDN No. 166 Infres Bontorita,” sambungnya.

Selain itu, ketua KKG Jamaluddin mengatakan bahwa “kegiatan KKG ini dilaksanakan 1 kali 1 bulan dengan tujuan memecahkan permasalahan pada pelajaran yang dianggap sulit, dan membahas bersama mempelajari kurikulum baru seperti dengan kurikulum Implementasi Merdeka (IKM) ini,” katanya.

“Kami berharap dengan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) ini dilakukan semua permasalahan terkait dengan pelajaran yang ditemukan kesulitan mendapat selusi diselesaikan dengan baik dan terselesaikan,” tutup Jamallamudin.

Hamzar Siriwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *