• Whatsapp

Kabar Gembira Buat Masyarakat, Bupati Takalar, Berencana Akan Menghapus Pajak Penerangan Jalan

Takalar Topikterkini.id, Ketulusah hati serta niat suci pemerintah daerah kabupaten takalar untuk mencabut pajak penerangan jalan yang selama ini ditunggu-tunggu masyarakat, kini ditangan pemerintahan Syamsari, yang ditunggu masyarakat bakal tercapai

Betapa tidak dalam laporan pertanggungjawaban pada rapat paripurna DPRD 26/04, bupati Syamsari mengatakan pajak penerangan jalan untuk masyarakat lebih baik dihapus saja

Menurut bupati yang selama ini menjadi beban masyarakat, sudah tidak efektif lagi

Pajak penerangan jalan yang selama ini dibebankan kepada masyarakat kata Syamsari, sebaiknya dihapus saja karena sudah ada sumber daya solar cell yang sudah kita gunakan di beberapa tempat, ke depan kita akan gunakan solar cell lebih massif lagi

Syamsari menegaskan, dengan penghapusan pajak penerangan jalan maka pasti akan mengurangi beban masyarakat ke PLN.
H.Syamsari juga mengakui kalau pajak penerangan jalan umum (PJU) selama ini juga tidak adil karena lampu jalan hanya ada di kawasan tertentu, sedangkan pembiayaannya dibebakan kepada semua masyarakat takalar

“Selama ini katanya masyarakat membayar setiap bulan pajak PJU ke PLN, ini digunakan untuk membiayai lampu jalan, tetapi pada kenyataannya lampu jalan hanya ada di kawasan kota sehingga uang masyarakat sia-sia tidak bisa dinikmati secara umum, lebih-labih di pedesaan, sementara untuk masyarakat tidak ada kecuali, tegas Syamsari

Selain itu kata Syamsari, banyak lampu jalan yang tidak berfungsi alias tidak menyala tetapi tetap harus dibayarkan tagihannya setiap bulan.

Padahal, harusnya PLN memperbaiki layanan dan kualitas lampu jalan sehingga masyarakat takalar tidak dirugikan.

“Selama ini kita bayar tagihan lampu jalan lewat dana masyarakat, tetapi kualitas lampu jalan kita tidak maksimal, banyak lampu jalannya sudah lama mati tetapi tetap harus kita bayar tagihannya, tidak ada transparansi di sana,” ungkap mantan anggota DPRD dua periode itu.

Untuk itu, Syamsari mengusulkan akan segera menggunakan solar cell secara massif untuk operasional lampu jalan.

Dengan menggunakan solar cell, maka beban operasional dengan biaya yang digunakan akan berbanding lurus.

Makanya ke depan direncanakan akan menggunakan solar cell untuk operasional lampu jalan karena itu akan lebih efektif, antara daya yang digunakan dengan biaya yang akan dibebankan tentu akan sesuai, sehingga bisa lebih transparan,” kata Syamsari.

Penerangan lampu jalan di takalar menjadi hangat diperbincamkan dalam sebulan terakhir karena pemkab takalar menghapuskan anggaran lampu jalan kepada PLN, karena pemkab takalar harus membayar Rp8 miliar setiap tahun.

Oleh karena itu kedepan pemerintah daerah akan menggunakan solar cell yang lebih murah dan lebih maksimal sehingga bisa keluar dari beban Rp8M pertahun, Maggarisi Saiyye

 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *