• Whatsapp

Takalar Topikterkini.id, Pengangkatan imam lingkungan walaupun dipersoalkan masyarakat terlebih jumlahnya hanya sampai 20 orang lebih-lebih hanya 2 orang, sesungguhnya memang tidak pantas terlalu dicampuri anggota DPRD, kecuali diserahkan kepada camat sebagai pejabat berkompeten
Sama seperti segelintir masyarakat mempersoalkan SK pengangkatan imam lingkungan makammu I kelurahan bulukunyi kecamatan polombangkeng selatan kabupaten takalar sulawesi selatan, tidak bisa serta merta DPRD mengarahkan untuk pembatalanya keculai dimediasi, tetapi kalau tidak ada kata sepakat maka wajarnya dikembalikan kepada camat setempat sebagai pejabat berkompeten, jadi karena camat, imam lurah dan kepala kelurahan tidak setuju SK tersebut dibatalkan maka dikembalikan kepada camat

Demikian jawaban wakil ketua komisi I DPRD takalar, H.Abd.Haris Dg.Nassa via ponselnya baru-baru ini 27/04

Oleh karena itu berita nedia ini yang menyebut wakil ketua komisi I mengarahkan camat dan lurah untuk membatalkan SK pengangkatan Ilyas Dg.Sialle dari imam lingkungan makammu I adalah sesuatu yang tidak tepat
Karena H.Abd.Haris Dg.Nassa tidak pernah merasa mengarahkan seperti diberitakan media ini sebelumnya

Tetapi informasi menyebut ketua komisi I DPRD, H.Nurdin HS dan wakilnya, H.Abd.Haris Dg.Nasaa saat menerima aspirasi O koma sekian-sekian % masyarakat, mengarahkan kepada camat, H.Edi Badang dan lurah bulukunyi, Nasaruddin Daud untuk membatalkan SK pengangkatan imam lingkungan makammu I kemudian mengangkat Haris Dg.Toro, ditampik H.Abd.Haris Dg.Nassa  karena disadari bahwa hal tersebut diluar kewenangan anggota DPRD

Tetapi sumber menyebut seperti itu, H.Abd.Haris Dg.Nassa lagi-lagi mengaku tak tau kalau ketuanya, H.Nurdin HS, kalau dia kembali mempertegas tidak melakukannya

H.Abd.Haris Dg.Nassa mengatakan begini, melakukan sesuatu yang bukan kewenangan adalah merupakan pelanggaran, sementara anggota DPRD dilegitimasi undang-undang menjadi pengawas seperti mengawasi pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelaksanaan pemggunaan keuangan

Sehingga ia H.Abd.Haris Dg.Nassa senantiasa menjadi orang sebagai pengawas, bukan kategori orang yang diawasi

Ketika ditanya seperti apa sesungguhnya kalau pengawas, H.Abd.Haris Dg.Nassa mengatakan wajib menjadi contoh yang baik ditengah-tengah masyarakat, adil, berkata ia tidak berdusta (jujur), berjanji (tidak mau ingkar) dan jika dipercaya ia tidak mau berkhianat.

Red

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *